+62 812-1121-1701 hello@littlefriends.co.id



anak picky eater

LilMin 29 Agustus 2022

Agar Anak Tidak Jadi Picky Eater

Picky Eater adalah perilaku menolak atau memilih-milih makanan. Kondisi ini wajar terjadi pada anak 2-5 tahun, namun picky eater ini pun bisa terus menerus hingga menjadi kebiasaan sampai dewasa lho Mom. Masalahnya, jika anak terus menjadi picky eater, takutnya pemenuhan gizinya tidak terpenuhi dan bisa secara langsung mengganggu tumbuh kembangnya. Kali ini kita bahas bareng yuk beberapa cara agar anak tidak jadi picky eater.

1. Buat jadwal makan yang teratur

Dengan jadwal yang teratur, anak akan terbiasa dengan waktu makannya. Tubuhnya pun akan menyesuaikan lho Mom, biasanya mereka akan merasa lapar di jam yang sama. Mengatur jadwal makan ini bisa dilatih sejak anak MPASI yaa.

2. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

Bukan dengan nyetelin YouTube ya Mom, karena ini malah akan menjadi distraksi saat anak makan. Ajak anak makan bersama di meja makan, lalu makan bersama sambil cerita-cerita tentang aktivitasnya itu bisa membuat suasana makan lebih menyenangkan. Namun, tentu saja ingatkan untuk tidak berbicara saat sedang mengunyah makanan ya Mom. Untuk anak yang lebih kecil Mom bisa menyuapinya sambil bercerita atau mengenalkan tentang makanan hari ini.

3. Berkreasi dengan makanan

Anak-anak suka dengan sesuatu yang berwarna serta berbagai bentuk yang menarik, nah Mom bisa coba potong buah atau sayur sesuai dengan bentuk yang menarik minat anak atau susun makanan yang ada di piring dengan lucu. Hal ini terkesan simpel, namun bisa membuat anak lebih semangat makan.

4. Berikan makanan yang sama dengan keluarga

Tidak perlu kasih menu khusus untuk Si Kecil, namun jangan lupa bedakan tingkat kepedasannya ya Mom hehe. Biasakan anak untuk makan sesuai dengan masakan yang telah tersedia, pelan-pelan pasti terbiasa Mom.

5. Ajak anak menyiapkan makanan bersama

Anak-anak paling semangat jika terlibat mengerjakan sesuatu, salah satunya menyiapkan makanan. Mom bisa berikan tugas-tugas kecil yang sekiranya bisa ia kerjakan, seperti mengaduk telur, menuangkan minuman, memetik sayur, membawakan makanan ke meja makan, serta mengembalikan piring kotor ke tempat cuci. Dengan mendapatkan tanggung jawab, anak akan lebih semangat menantikan waktu makan.- LDK