+62 812-1121-1701 hello@littlefriends.co.id



speech delay

LilMin 14 Oktober 2022

Speech Delay Pada Anak

Keterlambatan bicara atau speech delay menjadi satu kekhawatiran oleh para orangtua. Kemampuan berbicara merupakan salah satu tahapan tumbuh kembang anak yang cukup penting, setiap usia memiliki tahapan yang berbeda. Jika salah satu tahapan tidak dilewati, ada kemungkinan Si Kecil mengalami speech delay. Kali ini Little Friends akan mengajak Moms mengenal speech delay pada anak, baca artikelnya sampai selesai ya.

  • Penyebab

Bukan karena tumbuh kembang otaknya yang kurang optimal, sebenarnya ada banyak hal yang menyebabkan speech delay, antara lain:

  1. Terlalu banyak screen time
  2. Kurang stimulasi oleh orangtua/ jarang ngobrol
  3. Gangguan pada mulut
  4. Gangguan pada pendengaran
  5. Autisme dan down syndrome

Karena penyebab setiap anak berbeda, Moms harus lebih peka dengan keadaan anak ya, jangan mengira-ngira Moms agar penanganannya lebih tepat sasaran.

  • Tanda speech delay

Tanda-tanda speech delay harus diperhatikan sesuai dengan umur anak. Moms sudah bisa mengetahui beberapa tandanya sejak anak usia 12 bulan lho.  Berikut beberapa tanda perkembangan bicara pada anak yang normal.

  1. Pada usia 12-15 bulan biasanya anak sudah mengoceh dan bergumam
  2. Pada usia 18 bulan, anak sudah memiliki sekitar 6 kosa kata
  3. Menginjak usia 24 bulan atau 2 tahun, anak sudah meniru kata-kata orang di sekitarnya. Anak juga bisa menggabungkan kata menjadi kalimat sederhana. Paling tidak setiap minggunya anak mempelajari satu kosa kata baru
  4. Di usia 3-4 tahun, anak akan lebih jelas saat berbicara, bisa membuat kalimat yang lebih rumit

Nah, jika anak Moms tidak mengalami beberapa tahapan tersebut, itu berarti Moms perlu berkonsultasi dengan dokter anak atau ahlinya. Nantinya akan ada obeservasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya dan cara penanganannya salah satunya melalui speech therapy. Tidak perlu menyalahkan diri sendiri ya Moms, sabar dan terus dampingi anak agar tumbuh kembangnya bisa kembali normal.

  • Pencegahan speech delay

Asal tidak berhubungan dengan gangguan di fisik anak misal gangguan pendengaran ataupun kondisi autism dan down syndrome, sebenarnya Moms bisa melakukan pencegahan speech delay. Berikut beberapa caranya:

  1. Mambatasi penggunaan gadget, handphone dan suara televisi ternyata bisa menjadi distraksi untuk anak-anak Moms, serta membuatnya kurang berinteraksi
  2. Sering menstimulasi anak dengan mengajaknya ngobrol dan bercerita, tentang apa saja ya Moms, anggap saja anak jadi teman curhat di rumah. Hal ini tentunya juga bisa meningkatkan bonding kalian.
  3. Bacakan buku cerita, hal ini merupakan cara tercepat menambah kosa kata anak. Lakukan secara rutin ya, paling tidak sehari sekali. Sebelum tidur biasanya jadi waktu yang paling tepat
  4. Jangan menggunakan Bahasa bayi atau yang sok sok imut itu lho Moms. Sebaiknya gunakan Bahasa yang baik dan benar dari awal agar anak tidak bingung
  5. Respon anak saat berbicara, jangan cuek ya Moms. Semakin sering merespon omongan anak, semakin semangat pula ia berkomunikasi dengan Moms.- LDK