+62 812-1121-1701 hello@littlefriends.co.id
bermain bersama bayi baru lahir

LilMin 27 Juni 2022

5 Cara Bermain Bersama Bayi Baru Lahir

Newborn atau bayi baru lahir memang menghabiskan waktu lebih banyak untuk tidur, sekitar 16-17 jam per hari. Namun Moms dan Dads sudah bisa mengajaknya bermain lho di saat ia sedang terjaga. Selain bisa meningkatkan  bonding orangtua dan anak, Si Kecil yang baru lahir ini juga sudah bisa merasakan  senang saat bermain. Nah untuk Moms dan Dads yang masih bingung harus bermain apa, berikut Little Friends sudah rangkum 5 cara bermain bersama bayi baru lahir.

1. Ajak jalan-jalan

Gendong Si Kecil dan ajaklah berjalan-jalan Moms. Tidak perlu jauh-jauh, cukup berkeliling di area rumah. Boleh juga ajak keluar ke taman agar Si Kecil menghirup udara segar. Ternyata irama gerakan saat berjalan dan pemandangan jadi hal menarik untuk Si Kecil lho. Ajak juga Si Kecil berinteraksi dengan anggota rumah yang lain, bertemu dan mendengar suara orang membuat Si Kecil terhibur.

2. Bermain dengan tangan dan kakinya

Lakukan permainan ini saat Si Kecil baru saja bangun tidur. Sapa ia dan pegang kedua tangan mungilnya Moms. Ajaklah Si Kecil menggerakkan tangannya seperti melakukan gerakan olahraga. Moms bisa meregangkan tangannya ke samping, ke depan, dan ke atas. Lakukan juga pada kaki mungilnya yang tidak bisa diam itu ya Moms hihi. Tekuk kaki Si Kecil dan gerak-gerakkan ke atas. Ingat untuk selalu melakukan kontak mata saat bermain bersama, agar bonding lebih kuat.

3. Bertatapan sambil bernyanyi atau bercerita

Mungkin Si Kecil tidak akan memberikan tanggapan langsung kepada cerita Moms, tapi dia sudah tau lho kalau Moms sedang bercerita. Nyanyikan juga lagu-lagu anak yang menyenangkan sambal menatap matanya. Bernyanyi dan bercerita akan membuat Si Kecil menghafal suara Moms, juga melatih sensorik dan pendengarannya.

4. Baca buku berwarna kontras

Moms dan Dads juga sudah bisa mengenalkan buku ke bayi baru lahir. Pilihkan buku berwarna kontras seperti buku hitam putih untuk Si Kecil. Moms juga bisa memilihkan buku yang empuk atau soft book agar lebih aman untuk dipegang atau digigit oleh Si Kecil. Membacakan buku sejak dini bisa meningkatkan kecerdasan literasinya Moms.

5. Memasang mainan gantung

Jika Si Kecil mempunyai tempat tidur atau box-nya sendiri, Moms dan Dads bisa memasangkan mainan gantung diatasnya. Mainan gantung yang bergerak dan berwarna-warni bisa merangsang indera penglihatan Si Kecil. Mainan ini pastinya akan sangat menarik dan menghibur untuknya.

Itu dia 5 cara bermain bersama bayi baru lahir yang bisa dicoba, sederhana kan? Yang terpenting ajak Si Kecil bermain secara rutin, karena sangat baik untuk tumbuh kembangnya dan kedekatan antara orangtua dan anak. – LDK

Read More


LilMin 26 April 2022

Mencegah Si Kecil Mabuk Perjalanan Saat Mudik!

Hari Lebaran sudah di depan mata, tentu momen ini sudah sangat dinanti, ya! Di Indonesia, hari Lebaran biasanya diisi dengan kegiatan mudik yaitu kegiatan kembali ke kampung halaman untuk berkunjung kepada anggota keluarga yang biasanya terpisah. Memang untuk dua tahun kebelakang, tradisi ini terpaksa harus ditahan karena pandemi COVID-19 yang berlangsung. Namun, di tahun 2022 ini, pemerintah akhirnya memperbolehkan kita untuk kembali melaksanakan tradisi ini. Nah selama itu juga mungkin terdapat orangtua baru yang akan mengajak Si Kecil untuk mudik. Terdapat beberapa persiapan yang perlu diperhatikan, salah satunya kemungkinan Si Kecil untuk mabuk perjalanan, karena hal ini bisa terjadi saat ia menaiki moda transportasi apapun. Nah untuk mencegahnya, kita sudah siapkan pembahasan seputar cara menjaga Si Kecil Tidak Mabuk Perjalanan saat Mudik di bawah!

 

Penyebab Si Kecil Mabuk Perjalanan

Ketika menggunakan alat transportasi, terjadi ketidak sesuaian antara gerakan tubuh yang sesungguhnya dan gerakan yang dipikirkan oleh otak. Hal ini akan menjadi hal yang biasa saja bagi orang dewasa, namun tidak untuk Si Kecil meski seharusnya ia akan semakin terbiasa. Selain itu terdapat beberapa faktor lain yang memicu mabuk perjalanan, antara lain;

 

1. Makan makanan yang tidak sehat

2. Udara yang sesak

3. Terlalu lama berfokus menatap satu objek

4. Bermain ponsel

5. Bau-bauan yang terlalu kuat

6. Melakukan gerakan mendadak terlalu sering

 

Tanda dan gejala mabuk perjalanan

Tanda awal Si Kecil mengalami mabuk perjalanan adalah dengan adanya rasa tidak nyaman di daerah perutnya, lalu akan merembet ke hal lain seperti rasa panas tubuh, wajah pucat dan pada akhirnya muntah. Untuk lebih jelasnya berikut gejala umum dari mabuk perjalanan:

 

1. Si Kecil menjadi pasif dengan wajah pucat

2. Keringat dingin

3 Sakit kepala dan pusing

4. Mual yang disusul muntah

 

 

Mengatasi Si Kecil saat Mabuk Perjalanan

Saat Si Kecil sudah muntah, segeralah sediakan minuman untuk mencegahnya dari dehidrasi. Jika Si Kecil sudah berusia lebih dari dua tahun, makan pemberian obat anti mabuk juga dapat menjadi solusi. Ketenangan Moms dan Dads adalah kunci untuk membantunya menguragi sensasi tidak enak dari mabuk perjalanan tersebut.

 

Langkah Mencegah Mabuk Perjalanan

 

Nah jika sudah mengetahui adanya potensi ini, baiknya orangtua dapat mencegah Si Kecil dari rasa mabuk dengan melakukan atau mempersiapkan hal-hal seperti berikut;

 

  • Memiliki waktu tidur yang cukup sebelum berangkat

Bisa dipastikan jika Si Kecil Lelah akibat kurang tidur, maka ia akan lebih rentan mengalami mabuk perjalanan. Sehingga upayakanlah agar ia memperoleh waktu istirahat yang cukup.

 

  • Tetap terhidrasi

Bahkan sehari sebelum keberangkatannya, pastikan ia selalu terhidrasi dengan baik. Konsumsi cairan akan membantunya agar tetap fit dan berenergi. Hal ini akan mencegahnya dari rasa lemas yang mendorongnya untuk menjadi mabuk.

 

  • Melihat ke depan

Saat berada di perjalanan, khususnya dengan mobil, usahakan agar ia selalu melihat ke arah depan. Hal ini menjadi penting agar ia selalu menerima visual yang sesuai dengan yang dia lihat dan masuk ke otaknya. Hal ini akan meminimalisir kemungkinannya terkena mabuk perjalanan.

 

  • Berikan dia sirkulasi angin

Saat berada di perjalanan, udara yang terkurung di ruangan seperti mobil akan mempengaruhi daya tahannya. Sesekali bukalah akses udara di mobil atau jika menggunakan kapal bisa dengan membawanya ke luar sebentar.

 

  • Hindari dari bau-bauan

Bau yang menyengat apalagi jika berada di ruangan yang menahan udara akan sangat mempengaruhi ketahanan Si Kecil. Bagi orangtua yang akan menggunakan mobil sangat penting untuk mengganti pengharum kabin dengan aroma yang tidak pekat atau menggunakan aromaterapi yang lebih ramah.

 

Selain mencegah dengan hal-hal di atas, ada juga yang perlu persiapan seperti makanan dan minuman. Biskuit, lemon, jahe dan peppermint adalah panganan yang dapat membantu meredakan dan mencegah Si Kecil untuk kembali mabuk saat melakukan perjalanan yang panjang apalagi untuk mudik kali ini.

 

Nah, semoga tips dan cara tadi dapat menghindarkan Si Kecil dari mabuk yang dapat mengurangi suasana ceria mudik kali ini ya, Moms! -KJ

Read More
bayi tengkurap tummy time

LilMin 29 Maret 2022

Tummy Time Untuk Maksimalkan Pertumbuhan Si Kecil

Tummy time adalah sebuah sesi yang bertujuan untuk melatih beberapa fungsi gerak bayi dengan cara memposisikan tubuh secara tengkurap. Pada dasarnya tidak ada ketentuan pasti terkait dengan usia ideal bayi untuk memulai latihan ini. Namun, parameter utama yang dapat menjadi patokan adalah ketika ia sudah dapat mengangkat kepalanya. Saat memulai tummy time, ia akan secara reflek mengangkat kepalanya yang akan melatih perkembangan otot-otot tubuh seperti leher, dada dan tangannya. Latihan ini juga akan membantu kemampuannya untuk menyeimbangkan tubuh untuk melakukan model gerak lain seperti berguling, dan saat ia nanti belajar untuk berjalan. Dari sinilah manfaat tummy time akan mulai terasa, tapi tak hanya itu, berikut juga terdapat manfaat lainnya dari latihan tubuh ini loh, Moms!

Manfaat Tummy Time Untuk Si Kecil

Bayi akan berusaha mengangkat kepalanya ke atas. Latihan ini bermanfaat untuk mengembangkan otot-otot tubuhnya, khususnya otot leher, dada, bahu, dan lengan. Latihan ini juga dapat melatih keseimbangan tubuh bayi agar bisa segera berguling, merangkak, duduk, dan berjalan. Selain itu, masih ada banyak manfaat lain yang diperoleh bayi dengan rutin melakukan tummy time. Manfaat tersebut adalah:

  1. Melatih bayi untuk mengontrol area kepalanya dengan lebih baik.
  2. Meningkatkan kemampuan otot leher dan pungguh yang akan sangat bermanfaat bagi perkembangannya.
  3. Pastinya meningkatkan keintiman hubungan antara papa mama dan Si Kecil
  4. Mengurangi risiko terjadinya postur kepala bayi yang agak datar di belakangnya atau lazim disebut plagiocephaly.

Metode dalam Tummy Time

Tummy time sebenarnya mudah untuk dilakukan. Moms dapat melatih Si Kecil setelah ia terbangun, atau mandi. Perlu diperhatikan bahwa sebaiknya jangan melakukan latihan ini saat perutnya masih terisi seperti saat baru menyusui, karena akan membuatnya muntah. Agar prosesnya menjadi lebih mudah, yuk lihat cara melakukan Tummy time berikut!

  • Melakukan tummy time di bidang datar seperti lantai bermatras, kasur atau mungkin pangkuan Moms.
  • Taruhlah Si Kecil secara perlahan dan tentunya dengan posisi tengkurap.
  • Bangunlah interaksi dengan Si Kecil seperti berbicara, membuat mimik lucu atau mengelilinginya dengan mainan kesukaannya.
  • Sekadar catatan, untuk masa-masa awal, tak perlu lama-lama untuk melakukan latihan ini, cukup berdurasi 3 menit sebanyak 2-3 kali sehari. Durasi ini dapat diperpanjang seiring dengan pertambahan usia Si Kecil.
  • Si Kecil bisa saja menjadi gelisah, namun tidak masalah. Moms dapat mengurangi waktunya sebari membiasakannya untuk menyukai kegiatan ini. Moms dapat melakukan beberapa hal seperti mengangkat dadanya, mengangga badannya atau mengayun-ayunkan kakinya.

Seiring berjalannya waktu, nantinya, beberapa bagian tubuh sperti bahu dan punggung Si Kecil akan menjadi lebih kuat dan mungkin melakukan beberapa gerakan baru. Pastikan Moms selalu ada untuk mengawasinya saat berlatih. Apabila Si Kecil mengantuk karena kelelahan, biarkanlah ia tidur dan segera membaringkannya (tidak tengkurap) untuk menghindari potensi tertentu. Dengan melakukan kegiatan ini secara konsisten, tak hanya merasakan dampak jangka pendek namun juga baik bagi proses pembelajarannya kedepan loh, Moms. Jadi, lakukanlah sebaik mungkin ya! -KJ

 

Read More